Selasa, 16 Maret 2010
Sekitar 750 jenis spesies terumbu karang (Coral Biodiversity) yang perlu dilestarikan melibatkan peran serta semua pihak, mulai dari peneliti, pihak swasta, hingga pemerintah.
Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Wakatobi saat ini tengah membangun International Center of Excellence untuk kegiatan penelitian keanekaragaman hayati laut. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kerangka Public Private Partnership.
Kegiatan tersebut tentu saja membutuhkan dukungan teknologi. Di sinilah peran PT. Microsoft Indonesia bemain. Kabupaten Wakatobi dalam hal ini mengadopsi teknologi kelas dunia melalui kerjasama dengan PT Microsoft Indonesia. Tujuannya tak lain adalah untuk diaplikasikan dalam kegiatan penelitian.
“Kami mendukung program pengembangan dan penelitian keanekaragaman hayati di Wakatobi sebagai bentuk komitmen kami dalam melaksanakan kemitraan dengan pemerintah melalui kerangka Public Private Partnership,” Kata Sutanto Hartono, Presiden Direktur PT. Microsoft Indonesia.
“Inovasi dan pengembangan teknologi informasi untuk penelitian keanekaragaman hayati di wilayah kami sangat penting. Pemahaman masyarakat terhadap keanekaragaman tersebut mampu membantu pelestarian salah satu kekayaan alam Indonesia tersebut,” terang Ir. Hugua (Bupati Wakatobi).
Bentuk inisiatif ini juga menjadi bentuk gerakan nyata di tingkat pemerintah daerah yang mendukung kelestarian keanekaragaman hayati di Kawasan Taman Nasional Wakatobi. Microsoft sebagai pelaku di Industri Teknologi Informasi global menyambut baik kerjasama ini dan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap penelitian keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia.







0 Comments:
Post a Comment